Aku hanya ingin Hidup Dan tak ingin Kaya Aku ingin melihat banyak Tempat Mendengar banyak suara Dan menghirup banyak Bau Kehidupan. Alangkah mengerikan terpenjara dalam satu Tempat,karena sangat menjemukan. Aku mesti pindah tempat setiap saat, Meski cuma selangkah, Tak ada yang lebih dan tidak Kurang Aku Perempuan.... Meski banyak suara berbondong
Air Panas Keli di Tude Jerebuu jadi lokasi wisata alternatif untuk relaksasi
Wolobobo - Bajawa Flores Indonesia II Foto - foto crew Langa Trekking Community
Singa Songo/Hinga Hongo jamur Kuping paling Legend di Bajawa
Di kecamatan Bajawa
kabupaten Ngada, sebutan untuk Jamur Kuping berbeda- beda. Ada yang menyebutnya
Singa Songo ada pula yang menyebutnya Hinga Hongo.
Jamur ini merupakan salah
satu spesies Heterobasidiomycetes dengan tubuh buah berwarna cokelat tua
kemerahan dan bentuk mirip sekali dengan daun telinga manusia. Tubuh buah
bertekstur kenyal dan di alam bebas tumbuh di batang pohon mati yang basah dan
lembab.
Untuk di Bajawa, benda satu
ini bisa dijumpai di batang kayu Kopi, batang kayu Kaliandra ataupun Ampupu.
Biasanya musim hujan seperti
ini, hampir semua orang Bajawa terlebih yang tinggal di kampung mengkonsumsi makanan
yang satu ini. Jamur Kuping ini akan terasa enak dan nikmat bila dimasak pedis
tinggi.
Berikut manfaat kuping ini memang
sangat baik untuk kesehatan tubuh manusia. Hal ini disebabkan karena jamur
kuping pada umumnya memiliki beberapa kandungan vitamin seperti vitamin B1,
vitamin B2, vitamin B3, vitamin B6, vitamin B12, vitamin B9 atau asam folat,
dan vitamin C. Kemudian mineral seperti kalsium, zat besi, magnesium, fosfor,
kalium, sodium, dan zinc. Selain baik untuk kesehatan, ternyata jamur ini
juga bisa diolah menjadi makanan lezat. Bahkan jamur kuping ini sudah banyak
dikonsumsi di China. Termasuk dijadikan sebagai pengobatan alternatif sejak
ratusan tahun lamanya.
Uta Tabha, makanan Khas Bajawa yang selalu dirindukan
Uta Tabha merupakan makanan Khas Bajawa yang paling dirindukan oeh semua orang Bajawa. Mungkin sebagian orang Bajawa juga ada yang merasa tidak suka dengan makanan yang satu ini. Tapi yang pasti, anak rantau akan sejenak meninggalkan aktivitasnya bila melihat postingan foto makanan ini kemudian bernostalgia tentang sudut kampungnya juga suasana desa.
Uta Tabha merupakan campuran dari beberapa jenis bahan yang dimasak menjadi satu.
Bahan dasarnya Dhea Sae, Besi/Labu, Daun-Daun ( tergantung selera tapi yang lebih enak itu daun pepaya, Lebha, juga daun singkong),sedikit garam, santan, bisa juga kacang kacangan, ubi ubian.
Akan terasa nikmat bila disajikan dalam wadah yang lebih besar dan makannya beramai -ramai.
Sui wuu yang dibakar ditambah lombok terasi.
Wih... Ini paling enak su...
Pantai Lekoena - Ruto lokasi Camping sejuta Inspirasi
Jurnal _ Peluang Usaha Kain Tenun dalam perspektif Kewirausahaan
PELUANG USAHA KAIN TENUN IKAT TRADISIONAL ENDE LIO DALAM PERSPEKTIF KEWIRAUSAHAAN Studi Observasi pada Masyarakat Kota Kupang...
-
Awal September 2025 lalu membawa luka bagi banyak saudara kita di wilayah Mauponggo, terutama di kampung Sawu. Banjir bandang yang menerjang...
-
Perjalanan ke Nagekeo awalnya hanyalah perjalanan tugas. Namun kabar tentang hadirnya dokter spesialis di sana membuat saya berpikir,mum...
-
Di dunia yang terus bergerak cepat, tempat kembali bukan selalu soal rumah dengan atap dan dinding. Kadang, tempat kembali itu adalah sekelo...






























